Realisasi Anggaran Desa Senga Selatan Tahun 2021

18 Februari 2022

Foto Berita

Sebagai bentuk keterbukaan informasi dan transparansi anggaran, Pemerintah Desa Senga Selatan mempublikasikan realisasi anggaran tahun 2021 dalam bentuk baliho yang dipasang di halaman Kantor Desa Senga Selatan.


Infografis tesebut merupakan realisasi APBDDesa Senga Selatan berdasarkan Laporan Pertanggungjawaban Realisasi APBDesa Nomor 1 Tahun 2022 sebagai salah satu bentuk implementasi UU Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.


Untuk diketahui, total anggaran yang dikelola Pemerintah Desa Senga Selatan pada Tahun 2021 sebanyak Rp 1.521.939.112 bersumber dari DD (APBN) 76%, ADD (Kabupaten) 22,25%, PBH 1,7% dan lain-lain pendapatan desa 0,05%.


Sementara untuk penggunaan anggaran sebesar 30,4% untuk penyelenggaraan pemerintah desa, 40,1% pelaksanaan pembangunan desa, 8,36% untuk pembinaan kemasyarakatan desa, dan 8% untuk penanggulangan bencana, darurat dan mendesak desa, serta 13,14% untuk pembiayaan desa (penyertaan modal kepada BUMDes).

Berita Terkait

Foto Berita
Pemdes Senga Selatan Juara 2 Lomba Festival Layang-layang Hias Polres Luwu

27 Juni 2022

Belopainfo — Pemerintah Desa Senga Selatan juara 2 pada Festival layang-layang hias yang diadakan oleh Polres Luwu dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke – 76 di Mapolres Luwu, Minggu (19/6/22)

Polres Luwu dalam memperingati hari Bayangkara ke-76 menggelar beberapa event salah satunya adalah Festival layang-layang hias yang dilaksanakan di Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa.

Ada beberapa hal yang menjadi kriteria penilaian, diantaranya adalah bentuk dan tingkat kerumitan, kerapian dan kesesuaian tema, ukuran, kreativitas, durasi terbang, kemampuan menaikkan dan menurunkan layang-layang serta kekompakan tim.

Penjabat Sementara Kepala Desa Senga Selatan, Anwar Amir mengatakan, dari kriteria penilaian yang sudah ditentukan oleh penyelenggara, Pemdes Senga Selatan meraih juara dua dengan beberapa poin penilaian yang menjadi parameter penilaian tim juri.

“Alhamdulillah dapat juara 2, ini semua atas kerjasama tim yang baik, semangat dan kebersamaan untuk mengikuti festival layang-layang yang digelar Polres Luwu,” ujar Anwar Amir.

Pemerintah Desa Senga Selatan berharap kegiatan ini juga dapat menjadi event kegiatan tahunan yang dapat diselenggarakan di Pelabuhan Taddette, Desa Senga Selatan.

“Kegiatan ini sangat direspon positif bagi masyarakat khususnya di Desa Senga Selatan, kehadiran kegiatan ini mengingatkan masa kanak-kanak yang saat ini sangat jarang lagi terlihat dimainkan,” ujar Sekretaris Desa Senga Selatan Herni Bte Suardi.

Foto Berita
Rumah Adhyaksa Kejari Luwu Dideklarasikan di Desa Senga Selatan

10 Juni 2022

Belopainfo —— Kejaksaan Negeri Kabupaten Luwu bersama Pemerintah Kabupaten Luwu melakukan Deklarasi Pencanangan Rumah Adhyaksa Kejaksaan Negeri Luwu di Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Kamis (09/06/22).

Rumah Adhyaksa merupakan Program Nasional Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang pada dasarnya dibentuk sebagai sarana masyarakat khususnya di Kabupaten Luwu dalam menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat desa untuk dimusyawarahkan terlebih dahulu.

“Dasar filosofi penyebutan rumah agar dapat memberikan rasa nyaman, aman, untuk berkumpul dan mencari solusi dari berbagai permasalahan yang dialami oleh masyarakat. Melalui rumah adhyaksa ini, nantinya akan difungsikan untuk berbagai kegiatan yang mencangkup 3 bidang pada Kejaksaan Negeri Luwu, meliputi Bidang Intelejen, Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara serta Tindak Pidana Umum,” jelas Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Andi Usama Harun,

Ada beberapa kegiatan yang dapat dilaksanakan nantinya, diantaranya, penyuluhan hukum dan penerangan hukum yang merupakan produk intelejen, difokuskan pada peningkatan kesadaran hukum masyarakat guna memberikan pengetahuan, pemahaman, serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, sehingg tercipta masyarakat berhati nurani berbudaya dan cerdas hukum.

“Sementara dalam bidang perdata dan tata usaha negara, mencakup pelaksanaan penegakan hukum, bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan tindakan hukum lain, serta pelayanan hukum yang dibingkai melalui pojok datun. Dalam rangka menghadirkan keadilan ditengah masyarakat Kejaksaan Agung Republik Indonesia memberikan ruang penyelesaian masalah dengan musyawarah mufakat sebelum masalahnya masuk dalam ranah penuntutan,” lanjut Andi Usama Harun.

Program Rumah Adhyaksa Kejari ini, sangat direspon oleh Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang. Bupati mengapresiasi Kejari Luwu yang memperhatikan dan mau peduli terhadap masyarakat Kabupaten Luwu.

“Apa yang dilakukan Kejari Luwu merupakan instruksi dari atas, ini adalah hal yang sangat positif dan patut kita sambut baik dan kita syukuri karena mengingatkan kita untuk membangun dan mengembalikan tradisi pada masa lalu menjunjung tinggi budaya sipakatau dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat khususnya para perangkat adat”, tutur H Basmin Mattayang.

Bupati juga menyampaikan bahwa program yang diluncurkan oleh Kejaksaan Agung yang diteruskan oleh Kejaksaan Negeri Luwu, sejalan dengan program KPK RI yakni Kick Off pembentukan Desa percontohan Desa Antikorupsi.

“Program ini erat kaitannya dengan program yang diluncurkan oleh KPK RI di Desa Pakkatto Kabupaten Gowa yang tujuannya sama yakni jika ada penyimpangan-penyimpangan di Desa maka persoalan itu diselesaikan terlebih dahulu secara musyawarah mufakat ditingkat desa. Tujuan dibuatnya rumah adiyaksa ini untuk membimbing masyarakat dan ini dibutuhkan partisipasi aktif dari Kepala desa, Kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat agar program Kejari ini dapat berjalan sesuai yang kita harapkan bersama,” tutup H Basmin Mattayang.

Sementara itu, Rumah Adhyaksa Kejaksaan Negeri Luwu ini bukan hanya di Desa Senga Selatan sebagai pusat Kecamatan Belopa, melainkan di 22 Kecamatan yang ada di Kabupaten Luwu akan terdapat Rumah Adhyaksa nantinya.

Penulis: Ysf

Foto Berita
Lindungi Pantai Taddette, Pemerintah Desa Senga Selatan Bersama PT.MDA Menggelar Bakti Sosial Gerakan Tanam Sejuta Pohon Mangrove

07 Juni 2022

BELOPA, Pilarnewsonline.com – PT.Masmindo Dwi Area (MDA) bersama Pemerintah Desa Senga Selatan menggelar bakti sosial Gerakan tanam sejuta pohon Mangrove di pesisir Pantai Taddette Desa Senga Selatan Kecamatan Belopa Kabupaten Luwu, pada Senin (6/6/2022)

Penanaman tersebut diprakarsai oleh PT.Masmindo Dwi Area dan dihadiri oleh Kapolres Luwu, Camat Belopa, Kapolsek Belopa ,Danramil Belopa, Pemerintah dan aparat Desa Senga Selatan serta Para Penggiat aktivis Lingkungan hidup Kabupaten Luwu.

Melalui Tribrata News. Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto,SIK,MH mengatakan bahwa untuk bakti sosial penanaman sejuta pohon mangrove di pesisir pantai Tadette Desa senga selatan Belopa, dilaksanakan dalam rangka menyambut hari ulang tahun Polri yang ke-76 tahun, tepat pada tanggal 1 Juli 2022 yang akan datang.

“selain melindungi Pantai dan empang para warga Taddatte, Pohon mangrove memiliki fungsi mengendapkan lumpur di akar-akar pohon bakau, sehingga dapat mencegah terjadinya Intrusi Air laut ke daratan, serta mencegah Erosi dan Abrasi Pantai.” Ujar Fajar

Salah satu Tokoh masyarakat Desa Senga Selatan, Abdul Samad sangat mendukung kegiatan PT.MDA bersama Pemdes dan Polres Luwu dalam kegiatan tersebut. “Erosi merupakan pengikisan permukaan tanah oleh aliran air sedangkan abrasi merupakan pengikisan permukaan tanah akibat hempasan ombak laut,” tutur Abdul Samad

“Sudah cocok dan sangat bagus PT.MDA dan pemerintah setempat melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penanaman sejuta pohon mangrove, karena itu sangat membantu warga Desa, khususnya warga dusun Taddette yang memiliki empang akan terlindungi oleh Mangrove dalam waktu panjang.” Ucap Tokoh Masyarakat desa setempat (pn/al)