Pemdes Senga Selatan Juara 2 Lomba Festival Layang-layang Hias Polres Luwu

27 Juni 2022

Foto Berita

Belopainfo — Pemerintah Desa Senga Selatan juara 2 pada Festival layang-layang hias yang diadakan oleh Polres Luwu dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke – 76 di Mapolres Luwu, Minggu (19/6/22)

Polres Luwu dalam memperingati hari Bayangkara ke-76 menggelar beberapa event salah satunya adalah Festival layang-layang hias yang dilaksanakan di Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa.

Ada beberapa hal yang menjadi kriteria penilaian, diantaranya adalah bentuk dan tingkat kerumitan, kerapian dan kesesuaian tema, ukuran, kreativitas, durasi terbang, kemampuan menaikkan dan menurunkan layang-layang serta kekompakan tim.

Penjabat Sementara Kepala Desa Senga Selatan, Anwar Amir mengatakan, dari kriteria penilaian yang sudah ditentukan oleh penyelenggara, Pemdes Senga Selatan meraih juara dua dengan beberapa poin penilaian yang menjadi parameter penilaian tim juri.

“Alhamdulillah dapat juara 2, ini semua atas kerjasama tim yang baik, semangat dan kebersamaan untuk mengikuti festival layang-layang yang digelar Polres Luwu,” ujar Anwar Amir.

Pemerintah Desa Senga Selatan berharap kegiatan ini juga dapat menjadi event kegiatan tahunan yang dapat diselenggarakan di Pelabuhan Taddette, Desa Senga Selatan.

“Kegiatan ini sangat direspon positif bagi masyarakat khususnya di Desa Senga Selatan, kehadiran kegiatan ini mengingatkan masa kanak-kanak yang saat ini sangat jarang lagi terlihat dimainkan,” ujar Sekretaris Desa Senga Selatan Herni Bte Suardi.

Berita Terkait

Foto Berita
Dinas Ketahanan Pangan dan Pemdes Senga Selatan Lakukan Pelatihan Tematik P2L

21 Juli 2022

Belopainfo — Dalam upaya pemanfaatan pekarangan rumah, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu bekerjasama dengan Pemerintah Desa Senga Selatan memberikan Pelatihan Tematik Tahap I kepada kelompok tani yang ada di Desa Senga Selatan.

Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Rangka Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal Melalui Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Dak Non Fisik Tahun Anggaran 2022 pada Rabu, (20/07/22).

Pelatihan ini bertempat di Aula Kantor Desa Senga Selatan dan dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Penjabat Kepala Desa Senga Selatan, Pendamping Penyuluh, Perangkat Desa dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Annabil, selain itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan didampingi oleh Sahrul Tewan Kabid Penganekaragaman dan Komsumsi Panen, Ruplin, Analisis Ketahanan pangan, Mutiara Hakim, Kasi Keamanan Pangan, dan Rahmawati Staf Dinas Ketahanan Pangan.

Kepala Dinas Ir. H. Zainal Said dalam sambutannya mengatakan, pelatihan ini untuk memberikan pemahaman kepada kelompok tani yang ada di Desa Senga Selatan untuk memanfaatkan pekarangan rumah secara efektif.

“Pelatihan kepada kelompok tani kita berikan bimbingan dalam mengolah lahan pekarangan rumah, mulai Pembibitan sampai pada penjualannya,” ujar H. Zainal Said.

Pemanfaatan pekarangan rumah sudah menjadi salah satu sasaran utama untuk meningkatkan prekonomian masyarakat desa, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan.

“Dengan adanya pelatihan ini kita berharap mampu memberikan perubahan kepada masyarakat agar dapat memaksimalkan pengelolaan lahan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dari sebelumnya,” harap Kadis Ketahanan Pangan.

Sementara itu, Pejabat Kepala Desa Senga Selatan Anwar Amir, juga berharap agar kelompok tani yang hadir dapat menyerap dengan baik apa yang disampaikan pada saat pelatihan agar dapat diimplementasikan di Desa Senga Selatan.

“Sebagai pemerintah desa kita harap yang terbaik, memberikan fasilitas berupa pelatihan agar masyarakat dapat mengolah lahan mereka untuk mendapatkan hasil yang terbaik pula,” tutup Pejabat Kepala Desa Senga Selatan Anwar Amir.

Penulis: Ysf

Foto Berita
Penyusunan RKPDesa, Desa Senga Selatan Usulkan 4 Program Prioritas 2023

21 Juli 2022

Belopainfo — Pemerintah Desa Senga Selatan melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Berbasis SDGs Desa Perencanaan Pembangunan Desa Tahun 2023 pada, Kamis, 07 Juli 2022 lalu.


Pada Mudes RKPDesa tersebut membahas tentang, Review/ Pencermatan Ulang Dokumen Dokumen RPJM Desa Senga Selatan Tahgun 2020-2025, Hasil Pencermatan/Analisis Laju SDGs, Pembentukan Tim Verifikasi RKP Desa, dan Pembentukan Tim Penyusun RKP Desa Senga Selatan Tahun 2023.


Selain itu, Pemdes juga membahas tentang beberapa program pembangunan yang benar-benar menjadi prioritas Desa Senga Selatan akan dilaksanakan pada 2023 mendatang.


"Pada Musdes 1 ada beberapa program yang menjadi usulan yaitu, Pengadaan sarana penunjang lumbung pangan untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, mengoptimalkan pembangunan Pariwisata, pelayanan kesehatan,  dan pengembangan digitalisasi Desa Senga Selatan," sebut Pejabat Kepala Desa Senga Selatan Anwar Amir saat ditemui di Kantor Desa Senga Selatan. Rabu (20/07/22).


Beberapa program yang telah diusulkan pada Musdes I akan dibahas selanjutnya pada musdes II pada bulan Agustus 2022 dan akan ditetapkan pada September mendatang.


"Program ini sudah menjadi prioritas dan akan dilanjutkan pada Musdes berikutnya, insyaAllah akan dilaksanakan pada tahun 2023 mendatang," imbuh Anwar Amir.

Foto Berita
Rumah Adhyaksa Kejari Luwu Dideklarasikan di Desa Senga Selatan

10 Juni 2022

Belopainfo —— Kejaksaan Negeri Kabupaten Luwu bersama Pemerintah Kabupaten Luwu melakukan Deklarasi Pencanangan Rumah Adhyaksa Kejaksaan Negeri Luwu di Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Kamis (09/06/22).

Rumah Adhyaksa merupakan Program Nasional Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang pada dasarnya dibentuk sebagai sarana masyarakat khususnya di Kabupaten Luwu dalam menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat desa untuk dimusyawarahkan terlebih dahulu.

“Dasar filosofi penyebutan rumah agar dapat memberikan rasa nyaman, aman, untuk berkumpul dan mencari solusi dari berbagai permasalahan yang dialami oleh masyarakat. Melalui rumah adhyaksa ini, nantinya akan difungsikan untuk berbagai kegiatan yang mencangkup 3 bidang pada Kejaksaan Negeri Luwu, meliputi Bidang Intelejen, Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara serta Tindak Pidana Umum,” jelas Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Andi Usama Harun,

Ada beberapa kegiatan yang dapat dilaksanakan nantinya, diantaranya, penyuluhan hukum dan penerangan hukum yang merupakan produk intelejen, difokuskan pada peningkatan kesadaran hukum masyarakat guna memberikan pengetahuan, pemahaman, serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, sehingg tercipta masyarakat berhati nurani berbudaya dan cerdas hukum.

“Sementara dalam bidang perdata dan tata usaha negara, mencakup pelaksanaan penegakan hukum, bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan tindakan hukum lain, serta pelayanan hukum yang dibingkai melalui pojok datun. Dalam rangka menghadirkan keadilan ditengah masyarakat Kejaksaan Agung Republik Indonesia memberikan ruang penyelesaian masalah dengan musyawarah mufakat sebelum masalahnya masuk dalam ranah penuntutan,” lanjut Andi Usama Harun.

Program Rumah Adhyaksa Kejari ini, sangat direspon oleh Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang. Bupati mengapresiasi Kejari Luwu yang memperhatikan dan mau peduli terhadap masyarakat Kabupaten Luwu.

“Apa yang dilakukan Kejari Luwu merupakan instruksi dari atas, ini adalah hal yang sangat positif dan patut kita sambut baik dan kita syukuri karena mengingatkan kita untuk membangun dan mengembalikan tradisi pada masa lalu menjunjung tinggi budaya sipakatau dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat khususnya para perangkat adat”, tutur H Basmin Mattayang.

Bupati juga menyampaikan bahwa program yang diluncurkan oleh Kejaksaan Agung yang diteruskan oleh Kejaksaan Negeri Luwu, sejalan dengan program KPK RI yakni Kick Off pembentukan Desa percontohan Desa Antikorupsi.

“Program ini erat kaitannya dengan program yang diluncurkan oleh KPK RI di Desa Pakkatto Kabupaten Gowa yang tujuannya sama yakni jika ada penyimpangan-penyimpangan di Desa maka persoalan itu diselesaikan terlebih dahulu secara musyawarah mufakat ditingkat desa. Tujuan dibuatnya rumah adiyaksa ini untuk membimbing masyarakat dan ini dibutuhkan partisipasi aktif dari Kepala desa, Kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat agar program Kejari ini dapat berjalan sesuai yang kita harapkan bersama,” tutup H Basmin Mattayang.

Sementara itu, Rumah Adhyaksa Kejaksaan Negeri Luwu ini bukan hanya di Desa Senga Selatan sebagai pusat Kecamatan Belopa, melainkan di 22 Kecamatan yang ada di Kabupaten Luwu akan terdapat Rumah Adhyaksa nantinya.

Penulis: Ysf